Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi

Menjadi Muslim Minoritas di Negara Sekuler: Refleksi dari Australia

Ahmad Fuad Fanani

Kebijakan multikulturalisme yang diterapkan Australia sejak tahun 1970- an sebagai pengganti the White Australia Policy memberi kesempatan umat Islam untuk berbaur, berkreasi, dan berkembang bersama etnis dan bangsa lain. Namun, keberadaan muslim di Australia mengalami titik balik pada tahun 1990-an, terutama pascaperistiwa “11 September 2001”. sejak masa pemerintahan John Howard, kebijakan multikulturalisme berubah menjadi eksklusi yang mencurigai “the Other”; yang secara tidak langsung meminggirkan umat Islam. Mereka mengalami dilema internal apakah mau berpartisipasi atau mengisolasi diri. Menjadi muslim partisipatif bisa jadi pilihan yang cerdas dan kontekstual.

 

Kata Kunci : None