Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi

Revitalisasi Gerakan Masyarakat Sipil: Kasus Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama

Zuly Qodir

Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) diharapkan bisa memberi kontribusi maksimal dalam membangun masyarakat sipil berkarakter toleran, progresif dan mandiri. Namun sebagian dari aktivis kedua ormas tersebut tersandera oleh pelbagai kepentingan yang mendahulukan kemewahan material ketimbang berkhidmat pada gerakan pengorganisasian masyarakat. Tulisan ini memusatkan perhatian pada peran kedua organisasi tersebut serta kemungkinan revitalisasi atas surutnya gerakan masyarakat sipil di Indonesia di tengah maraknya perkembangan gerakan Islam dewasa ini.

 

Kata Kunci : None