test

Nur Iman Subono

Nur Iman Subono dilahirkan di Bandung, Jawa Barat, 4 Januari 1960. Staf pengajar di Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) dan Pascasarjana Kajian Gender Universitas Indonesia. Di samping itu, mantan staf redaksi jurnal Prisma yang pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Politik Universidad de Guadalajara, Meksiko; mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara (STIA-LAN), Jakarta; dan meraih gelar S2 (2004) program studi filsafat dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia ini juga tercatat sebagai anggota Dewan Redaksi Jurnal Perempuan (YJP) dan Jurnal Sosial Demokrasi (FES). Dia banyak terlibat dalam dunia organisasi nonpemerintah atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti Yayasan Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Yapusham), Demos, Institute for Global Justice (IGJ) dan Perkumpulan Pra- Karsa. Dia juga banyak menyunting, menerjemahkan, dan menulis buku, antara lain, Catatan Perjalanan Suara Ibu Peduli (1999); Negara dan Kekerasan terhadap Perempuan (2000); Feminis Laki-laki: Solusi atau Persoalan? (2001); Perempuan dan Partisipasi Politik: Panduan untuk Jurnalis (2003); Taktik Negara menguasai Rakyat: Sebuah Studi Bentuk pemerintahan Korporatisme (2003); Meretas Arah Kebijakan Sosial Baru di Indonesia, bersama Darmawan T (2009); Erich Fromm: Psikologi Sosial Materialis yang Humanis (2010); Demokrasi Tanpa Representasi(bersama Otto A Yulianto dan Sofian M Asgart, 2012); dan Oposisi Demokratik di Era Mediasi- Massal Demokrasi (bersama Hizkia Yosie P dan Prasojo, 2012).