Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi

SOEKARNO: Membongkar Sisi-sisi Hidup Putra Sang Fajar

No. 1, Volume 32, Tahun 2013

Dalam kegemilangan peran sebagai nasionalis, liberator, proklamator, dan akhirnya menjadi diktator populis, siapa sesungguhnya Soekarno tidak pernah jelas bagi bangsa ini. Kekompleksandiri dan kepribadiannya menjadi halangan utama: dialah api di tengah massa, dan kuyu ketika dite-kan dalam kesepian politik.

Orde Baru pernah berusaha menghapus kenangan satu bangsa terhadap Soekarno, namun umurnya hanya setahun jagung—katakanlah dari 1967-1977, kira-kira sepuluh tahun.

Lebih dari tiga puluh lima tahun silam (1977), Prisma menerbitkan dan mempersoalkan Soekarno bersama sejumlah pemimpin Indonesia lain—di tengah masa ketika menyebut nama Soekarno saja menjadi bencana besar. Prisma memecahkan kesunyian itu, pada saat berziarah ke makam Bung Karno di Blitar pun masih memerlukan surat izin Komando Distrik Militer (Kodim) setempat.

Artikel Prisma