Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi

Kewarganegaraan: Revitalisasi Konsepsi Keindonesiaan

No. 4, Volume 32, Tahun 2013

Daya tahan Pancasila terhadap perubahan bentuk negara—dari kesatuan, federal, kembali ke kesatuan—sungguh mengagumkan. Di mana kekuatannya? Salah satu jawaban yang bisa diberikan adalah bahwa Pancasila lebih besar dan lebih berarti daripada konstitusi; Pancasila lebih besar daripada negara kesatuan dan negara federal.

Kalau konstitusi dan bentuk negara adalah suatu fleeting phenomenon, maka Pancasila adalah inti dari inti karena itu ia menetap dan menentukan setiap jenis pendidikan kewarganegaraan yang berlangsung. Pengalaman dengan tiga jenis rezim—Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, masa Reformasi—menunjukkan hal itu setandas-tandasnya.

Artikel Prisma