Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi

Merombak Birokrasi

No. 2, Volume 33, Tahun 2014

Masa ketika pasar—market, market economy—menguasai dunia, maka bahasa politik juga berubah menjadi bahasa berbau pasar, bisnis—market-lingo. Semuanya berlangsung sedemikian rupa, sehingga penyelenggaraan negara pun disebut sebagai manajemen kenegaraan. Seorang bisa menduduki posisi tertinggi dalam birokrasi kenegaraan, seperti kursi menteri, kalau kemampuan manajerialnya bisa diandalkan. Dengan demikian, apa yang disebut sebagai statecraftsama dengan atau disamakan saja dengan dan bahkan menjadi state management.

Titik-temu antara keduanya bukan tidak ada; selalu saja ada titik di mana keduanya berpapasan, beriring, dan berdempetan justru karena keduanya berurusan dengan sesuatu yang sama, mirip, yaitu kemaslahatan. Titik-temu utama sekali lagi berlangsung dalam bahasa ketika bisnis dan politik terungkap dalam nama, yang juga tidak asing dalam dunia politik bangsa ini, ketika kabinet disebut sebagai business cabinet, atau zakenkabinet yang sangat populer dalam bahasa politik bangsa ini sejak mengenal demokrasi parlementer. Yang paling menarik bukan bahwa kedua istilah itu dipakai dan populer, tetapi sejak wajah parlementer liberal dalam dunia politik di sini dua istilah itu tidak pernah mendapatkan terjemahan dalam bahasa nasional hingga kini, meskipun samar-samar ada dalam istilah “kabinet kerja”, karena nemesisnya sebagai “kabinet politik” tidak pernah populer.

Artikel Prisma