Kebudayaan merupakan suatu organisme hidup yang berubah-ubah dalam ruang dan waktu, menjawab keperluan-keperluan insani serta di satu pihak memperbaharui dan di pihak lain melestarikan nilai-nilai. Tetapi semata-mata mengawetkan atau melestarikan nilai-nilai lama dan menolak nilai-nilai baru itu dapat bertabrakan dengan keperluan-keperluan obyektif masyarakat pada suatu ketika. Menurut S.I. Poeradisastra, sikap kita menolak unsur-unsur negatif kebudayaan Barat wajiblah dipadukan dengan penerimaan kita terhadap unsur-unsur kebudayaan itu yang positif.