Cornel Simandjuntak adalah sebenar-benarnya tokoh sejarah, bukan tokoh “tiupan” yang hanya padat angin. Dia adalah komponis yang juga mengangkat senjata memerangi penjajah. Dia meninggal karena tbc, tetapi dalam tubuhnya juga mengeram peluru yang dibawanya ke liang lahat. Dia pula yang memelek-nadakan masyarakat Indonesia dengan memberikan dasar-dasar pendidikan musik secara praktis. Tetapi Cornel Simandjuntak juga hasil produk negatif pemerintahan pendudukan Jepang, demikian tulis Hersri S.

