Dunia usaha yang tumbuh karena kemanjaan fasilitas, proteksi dan subsidi pemerintah telah menciptakan distorsi dan perkembangan yang menjurus pada pola konsentrasi bisnis besar dan MNC. Sementara itu, menurut M. Dawam Rahardjo, pasaran domestik telah menunjukkan gejala kejenuhan dan keterbatasan. Orientasi baru ke pasaran luar negeri dalam komoditi non-Migas, hanya mengulangi pola perkembangan bisnis yang sama seperti di masa lalu, yaitu sangat dipengaruhi dan tergantung pada peranan pemerintah yang telah menjadi korporasi dan birokrasi besar yang memerlukan dukungan swasta besar dan MNC.