Prisma

“Emoh” Demokrasi: Nalar Otoritarianisme Arab

Judul Buku: Debating Arab Authoritarianism:

Dynamics and Durability in Nondemocratic Regimes

Editor: Oliver Schlumberger

Penerbit: Stanford University Press, California, 2007

Halaman: xiii + 345 halaman

Percobaan demokrasi Barat di negaranegara Arab yang gencar dipromosikan pasca-Perang Teluk tidak berjalan mulus. Demokrasi tak mempan merembes dalam jejaring kekuasaan di Timur Tengah. Mulai dari cara-cara halus hingga pemaksaan melalui diplomasi keras, Barat belum mampu menjadikan demokrasi sebagai resep manjur dalam perkembangan politik di kawasan itu. Bahkan, sampai proyek invasi George W Bush di Irak (2003), gagal membangun sebuah rezim demokratis. Sebaliknya, selain menyulut perpecahan faksi politik tradisional, juga tak mengantarkan Irak menjadi negeri berdaulat. Bush mengarahkan Amerika Serikat dengan kebijakan luar negeri yang pongah melalui pemaksaan demokratisasi sebagai dalih dari berbagai klaim superioritas keadidayaannya.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan