*Artikel ini diterjemahkan dari Prisma, Edisi Bahasa Inggris No. 17, Juni 1980.
Semenanjung Malaysia umumnya dipandang sebagai salah satu daerah yang memiliki tingkat urbanisasi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Di samping ada perkembangan-perkembangan yang menguntungkan, pola urbanisasinya bukanlah tanpa persoalan-persoalan. Kemajemukan (pluralisme) etnis dalam masyarakatnya yang terdiri dari golongan-golongan Melayu, Cina, India dan lainnya, merupakan kunci untuk memahami proses urbanisasi di negeri itu. Dalam tulisan ini, Dr. Lee Boon-thong menganalisa proses urbanisasi dan akibat-akibatnya atas pola-pola etnisitas perkotaan di Semenanjung Malaysia.