Prisma

Soegoro Atmoprasodjo: Penebar Benih Nasionalisme Indonesiadi Tanah Papua

Ketika Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 bergema, tidak banyak diketahui apa yang terjadi di Papua. Di bagian ujung timur negeri ini, akses komunikasi dan media informasi belum dapat meneruskan gaung merdeka. Di sisi lain, negara kolonial Hindia-Belanda berusaha untuk menjadikan Papua sebagai suku bangsa, bahkan negara yang terpisah. Lantas, siapakah yang meneruskan pesan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Papua? Sejarah mencatat nama Soegoro Atmoprasodjo sebagai perintis kemerdekaan Indonesia pertama di tanah Papua, selain berperan membawa sejumlah pemuda terdidik Papua untuk mulai mengenal dan memahami identitas keindonesiaan. Ironisnya, nama “Bapak Irian Barat” itu nyaris terlupakan dalam historiografi Papua dan Indonesia.

Kata Kunci: Digoelis, Irian, nasionalisme, Papua, proklamasi kemerdekaan  

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan