Tujuan akhir sistem Tebu Rakyat Intensivikasi adalah membuat petani tebu menjadi “wiraswasta” yang mampu berusaha dan berdiri sendiri, dan dapat menghadapi pabrik serta pedagang gula atau sektor swasta pada umumnya. Namun sistem TRI telah membawa masalah, antara lain terhadap pendapatan petani, keadaan pabrik gula dan terhadap organisasi serta kelompok petani. Sistem ini juga menurunkan produksi gula total. Menurut Mubyarto, untuk mendukung program pembangunan industri gula, sistem ini perlu ditata lagi sehingga kegairahan petani dan pabrik-pabrik gula dapat ditimbulkan kembali.