test

Airlangga Pribadi Kusman

Airlangga Pribadi Kusman lahir di Jombang, Jawa Timur, 2 November 1976. Dosen pada Departemen Politik, FISIP Universitas Airlangga, Surabaya (sejak 200); Direktur Centre for Governance and Citizenship Studies (CGCS), Universitas Airlangga (sejak 2016); dan Staf Khusus pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (sejak 2016). Meraih gelar Sarjana Ilmu Politik (Juli 2002) dari Departemen Politik, FISIP Universitas Airlangga, dan S­2 (Februari 2006) dari Universitas Indonesia. Peneliti pada Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK), Universitas Paramadina (2007­2009) dan associate researcher pada Departemen Politik Soegeng Sarjadi Syndicated (2002200) ini, memperoleh gelar Doktor (2006) dari Asia Research Center Murdoch University, Australia, dengan disertasi berjudul “The Politis of Good Governance in Post­Authoritarian East Java: Intellectuals and Local Power in Indonesia.” Aktif menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan ilmiah serta konferensi tingkat nasional dan internasional, antara lain, lokakarya “Intoleransi Keagamaan di Indonesia Pasca­Orde Baru”, Jakarta (2016); konferensi “Australian Political Science Association”, Murdoch University, Australia (201); konferensi internasional “The Paradox of Innovation in Governance Practices”, University Brunei Darussalam (2012); seminar nasional “Pemilu Lokal dan Problem Kemiskinan pada Era Reformasi” (2008), dan lain­lain. Anggota Dewan Redaksi Jurnal Prisma ini adalah penulis buku The Vortex of Power: Intellectual and Politics in Indonesia’s Post-Authoritarian Era (2018) dan The Religious Intolerance as a Reflection of the Governance Failure (2017) serta sejumlah artikel di beberapa jurnal, media luring dan daring.