Haris Prabowo
lahir di Aceh, Januari 1995. Merampungkan studi di Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) dengan konsentrasi hukum internasional. Reportasenya ke perbatasan Indonesia- Timor Leste pada 2018 menjadi salah satu inspirasi terbesar dalam skripsinya yang bertajuk “Prospek Penerapan Yurisdiksi Universal atas Dugaan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan di Timor Timur pada 1999 (2020). Pernah bergiat di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) ASPIRASI, salah satu unit kegiatan mahasiswa di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, hingga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi (2013-2017). Memulai karier di bidang jurnalisme sebagai wartawan harian dan liputan mendalam di Tirto.id (2018-2023). Ketertarikan isunya pada politik, hak asasi manusia, lingkungan, sejarah dan kajian media. Meraih peringkat pertama dalam beasiswa liputan Protecting the Sea with Data yang diselenggarakan The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) dan EcoNusa Foundation (2021). Liputannya soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di tengah pandemi Covid-19 masuk nominasi Excellence in Election Reporting in Southeast Asia Award 2021 kategori Data-Driven Stories (2021). Pria dengan nama lengkap Muhamad Fiqie Haris Prabowo ini pernah terlibat sejumlah proyek riset dan penulisan lepas di Kurawal Foundation, Transparency International Indonesia (TII), dan Jaringan Advokasi Tambang (JATAM). Sejak 2023 aktif di kampanye media dan komunikasi Greenpeace Asia Tenggara.