Maria Ulfah Anshor
yang akrab disapa Maria lahir di Indramayu, Jawa Barat, 15 Oktober 1960. Menamatkan S-1 (1985) di Fakultas Syariah, Institut Ilmu al Qur’an (IIQ) Jakarta; S-2 (2004) Program Pascasarjana Studi Kajian Wanita dari Universitas Indonesia; S-3 (2015) Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Indonesia. Memperoleh “Saparinah Sadli Award” untuk penelitian “Fikih Aborsi untuk Pemberdayaan Hak dan Kesehatan Reproduksi” (2004) dan Women of the Year dari AnTV Award (2005) untuk kategori gender dan sosial. Setelah menamatkan kursus di Akademi Administrasi Notokusumo, Yogyakarta, direkrut oleh Lakpesdam NU untuk menjadi Koordinator Perpustakaan dan Dokumentasi NU (1988-1996). Ketua Umum PP Fatayat NU (2000-2005) ini ialah anggota DPR RI periode 2004-2009 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (2008-2009), anggota Tim Pengarah World Population Foundation (WPF) Indonesia untuk pembuatan Modul Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Berbasis Teknologi, dan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI, 2010-2012) ini adalah penulis buku Apa Kata Kiyai dan Nyai tentang Aborsi; Pola Pengasuhan Anak dalam Perspektif Gender; Parenting With Love Panduan Islamic Mendidik Anak Penuh Cinta dan Kasih Sayang, selain beberapa penelitian, di antaranya “Fundamentalisme Agama dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas.” Kini, selain mengajar di IIQ (sejak 1994) dan di Fakultas Islam Nusantara, Universitas NU Indonesia (sejak 2017) juga menjabat Komisioner Komnas Perempuan, periode 2020-2024.