Prisma

Korupsi dalam Dimensi Sosio Kulturil dan Sistem Politik

Mochtar Lubis dan James C. Scott. Etika Pegawai Negeri. Yayasan OBOR dan LEKNAS-LIPI: Bharata Karya Aksara. 1977. 219 Halaman.

Buku ini sebenarnya mengupas persoalan yang jauh lebih luas dari pengertian yang mungkin tercakup oleh judul: Etika Pegawai Negeri. Dari persoalan yang ditampilkan, buku ini terasa lebih tepat diberi judul: Korupsi.

Dengan penggunaan kata “etika” dan bukan korupsi penerbit hendak membebaskan diri dari pengertian yang sempit. Tetapi kemudian dibatasi kembali, seakan-akan buku ini hanya mempersoalkan korupsi yang dilakukan oleh pegawai negeri. Sehingga judul Etika Pegawai Negeri, hanya sekedar untuk mengganti kata korupsi. Dengan demikian pengertian yang menjadi sasaran pokok buku ini juga ikut dikaburkan. Mungkin ada pertimbangan lain dari penerbit untuk sengaja berbuat arif, karena persoalan korupsi adalah persoalan yang peka.

Hal ini agaknya terlalu disadari oleh Mochtar Lubis yang menulis prakata untuk buku yang disponsori oleh yayasan OBOR ini. Sehingga kasus-kasus korupsi di Indonesia ditiadakan, cukup dengan sebuah dalih: “… kasus-kasus korupsi di Indonesia umpamanya tidak diuraikan dalam bunga rampai ini, karena bunga rampai ini bertujuan untuk mencari pengertian tentang apa korupsi itu, bagaimana dia timbul, dan apa pengaruhnya ke dalam masyarakat dan pemerintahan, dan bagaimana sebaiknya menghadapinya? Hanya setelah mengenal kedudukan korupsi ini sebaik mungkin sebagai gejala sosial, barulah kita dapat memikirkan kedudukan korupsi itu dalam proses perkembangan bangsa kita, dan apa yang sebaiknya kita lakukan terhadapnya atau dengan dia.”

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan