Prisma

Studi-studi Filipina tentang Perusahaan-perusahaan Transnasional: Sebuah Kritik*

Melihat munculnya studi-studi yang meluas ke seluruh dunia tentang perusahaan-perusahaan mutinasional dan transnasional (disingkat: TNC), Christian Palloix, seorang ekonom Eropa yang terkenal, mengemukakan pendapatnya sebagai berikut:

Perusahaan-perusahaan multinasional menarik seluruh perhatian dan semua kritik, namun saya khawatir bahwa semua yang berkilau toh bukan emas. Laporan-laporan dari berbagai lembaga, baik nasional maupun internasional, tetap saja menumpuk di atas rak buku…

Dengan menunjuk kepada laporan PBB mengenai “perusahaan-perusahaan multinasional di negara-negara berkembang” almarhum Stephen Hymer dengan tepat dan ironis menyatakan “laporan ini bukannya tidak akurat, ia hanyalah mitos”. Tidak lengkapnya perspektif-perspektif dalam laporan PBB bukanlah suatu kekurangan yang khas, tetapi yang biasa terdapat pada semua laporan, semua karya, semua ahli, semua yang dikatakan dan ditulis tentang perusahaan-perusahaan multinasional. Ia memberi kita hak untuk mengajukan hanya satu jenis pertanyaan, yang disarankan oleh perusahaan-perusahaan multinasional:

Mengritik saya berarti bahwa anda mengesahkan kehadiranku. Kritiklah saya, agar sistemku diperbaiki dan dapat diatur dengan memperhitungkan tujuan-tujuan kemakmuran, persamaan dan penghormatan kepada apa yang dinamakan kepekaan negara-negara…1

Situasi studi-studi mengenai TNC di Filipina nampaknya mirip dengan keadaan yang terlukis di atas. Memang, sebuah bibliografi yang terbit baru-baru ini2 mengenai TNC di Filipina memuat 672 judul. Namun berapa banyak dari studi-studi ini, bahkan yang nampaknya kritis, sebetulnya hanya mengesahkan TNC? Tentu saja, sebagian besar studi-studi Filipina mengenai TNC diadakan di bawah naungan organisasi-organisasi penelitian internasioal dan lembaga-lembaga pemerintahan, yang hanya memperkenankan satu jenis pertanyaan yaitu “pengaturan” TNC.

Bagian pertama kertas-kerja ini adalah sebuah kritik terhadap studi-studi Filipina mengenai TNC, yang mencoba menunjukkan pembatasan-pembatasan pokok dalam berbagai kerangka studi-studi tersebut. Bagian kedua menganjurkan suatu pendekatan historis dan struktural terhadap studi-studi mengenai TNC, yang menghubungkan operasi-operasi mereka dengan struktur keterbelakangan Filipina.

Studi-studi Filipina tentang TNC

Studi-studi mengenai TNC di Filipina dapat dibagi dalam tiga jenis yang luas.

  1. Studi-studi yang memakai kerangka ekonomi ortodoks.
  2. Studi-studi empiris yang mencakup juga studi-studi yang didasarkan atas ideologi borjuis-nasionalis.
  3. Studi-studi radikal, yang menempatkan TNC dalam struktur keterbelakangan Filipina, khususnya dalam hubungannya dengan integrasi negeri itu dengan ekonomi suatu bangsa yang maju dan kapitalis.

* Tulisan ini adalah sebagian dari paper penulis yang mula-mula dibacakan pada suatu seminar tentang “Thrusts and Trends of Research on Transnational Corporations in the Philippines” yang diadakan selama tiga hari di Asian Social Institute dan St. Scholastica College, Manila. Seminar tersebut diselenggarakan bersama oleh Program Studi Dunia Ketiga, PEOPLE (Organisasi Ekumenis Filipina untuk Kepemimpinan Rakyat = Philippine Ecumenical Organization for People’s Leadership Education) dan Komisi untuk Pembangunan dan Masalah Sosial dari Dewan Nasional Gereja-gereja di Filipina, Juli 1978.

1 Christian Palloix, “The Self-Expansion of Capital on a World Scale”, diterjemahkan bab dari Internationalisation du capital dalam Review of Radical Political Economics, vol. 9, No. 2 (Summer, 1975).

2 Maria Divina A. Pascua, “Perusahaan Multinasional di Filipina: Bibliografi Beranotasi”, Tesis MA (Ilmu Perpustakaan), Universitas Filipina, 1978.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan