Kita semua sudah mengetahui bahwa sebagian besar atau lebih kurang 80% penduduk Indonesia bermukim di pedesaan. Mereka bekerja dan menggantungkan kehidupan dari daerah pedesaan. Kekayaan alam yang kita kenal sebagai sumberdaya alam dan energi sebagian besar terdapat di pedesaan.
Dalam rangka meratakan hasil pembangunan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kestabilan nasional, daerah dan masyarakat pedesaan merupakan sasaran dan modal pembangunan nasional. Daerah pedesaan wajar menjadi sasaran perhatian perencana pembangunan, pemerintah, masyarakat dan para ahli di Indonesia. Desa sebagai basis masyarakat Indonesia merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan bagi berhasilnya ikhtiar dalam pembangunan nasional yang menyeluruh.
Secara umum pola pembangunan kita adalah menempatkan pedesaan sebagai basis wilayah dan teknologi sebagai sarana pembangunan. Pembangunan pedesaan mencakup proses modernisasi untuk mengubah sikap mental warga desa ke arah membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi dalam modernisasi itu terlibat soal perubahan sikap. Dan dalam hal ini yang perlu kita tanamkan adalah perubahan sikap yang justeru akan dapat mendorong pembangunan.
Kemampuan warga dan masyarakat pedesaan dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan sumberdaya alam secara optimal yang akan mendorong prakarsa, kreativitas dan inovasi dalam usaha untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Suatu hal yang harus kita ingat ialah bahwa pembangunan pedesaan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional. Untuk melaksanakan pembangunan tersebut diperlukan masukan (input) yang berupa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat digunakan sebagai pemercepat proses pembangunan.
Ilmu pengetahuan dan teknologi sering disebutkan dalam satu nafas walaupun terdiri dari dua pengertian. Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan tentang interrelasi sebab dan akibat, yang dijabarkan secara sistematis dari pengamatan, studi, percobaan dan lain-lain. Sedangkan teknologi adalah penerapan ilmu pengetahuan untuk tujuan-tujuan praktis.
Dalam usaha mengelola sumberdaya manusia, alam, energi dan lingkungan untuk pembangunan pedesaan yang merupakan pusat pembangunan nasional itu diperlukan peranan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah pedesaan ini hendaknya harus secara berhati-hati. Teknologi yang dipakai harus yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan warga desa. Teknologi tepat guna, itulah teknologi yang harus kita terapkan di sana.
Keadaan dan masalah pedesaan
Gambaran umum yang ada selama ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia bermukim, bekerja dan menggantungkan sumber kehidupannya dari daerah pedesaan. Di samping itu pula, sebagian besar kekayaan alam terletak di pedesaan, walaupun banyak yang belum diolah. Namun karena besarnya penduduk, maka daerah pedesaan berikut warganya sekaligus merupakan modal dan beban pembangunan.
* Saya mengucapkan terimasiih kepada Saudara Muzhar Muchtar B.Sc., Ir. Zarmawis Ismail dan Drs. Lebdo Suwarto yang telah membantu saya dalam menyusun tulisan ini.