
Institut Marxisme-Leninisme, CPSU Pusat. Leonid Ilyich Brezhnev: Biografi Singkat. London: Pergamon Press, 1977, 240 halaman.
Pertanyaan pertama yang timbul pada diri saya, setelah membaca riwayat hidup Leonid I. Brezhnev, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis dan Ketua Presidium Rakyat tertinggi Uni Republik Sosialis Soviet, yang ditulis oleh Lembaga Marxisme-Leninisme dari komite sentral partainya itu, ialah, mengapa dalam buku setebal 240 halaman ini tidak dapat dijumpai nama-nama Joseph Vissarionovich Stalin (1879-1953) dan Nikita Sergeyevich Khrushchev (1894-1971), dua orang pemimpin tertinggi Uni Soviet yang telah mendahuluinya, sedang nama Vladimir Ilyich Lenin (1870-1924), pendiri Uni Soviet, disebut berkali-kali.
Bahwa nama Stalin tidak pernah disebut buku ini, mungkin dapat dimengerti. Selama Stalin memegang kekuasaan sebagai sekretaris-jenderal partai (1922-1953), Brezhnev tinggal jauh dari Moskwa, mula-mula di Ukraina, kemudian pindah ke Moldavia. Baru dalam akhir tahun 1952, hanya lima bulan sebelum Stalin meninggal, Brezhnev terpilih sebagai anggota komite sentral partai dalam Kongres ke-19 Partai Komunis Uni Soviet. Dan ketika Stalin meninggal dalam tahun 1953 ia diangkat sebagai kepala administrasi politik angkatan laut dan wakil kepala administrasi politik pusat angkatan darat dan angkatan laut Soviet. Jadi, peranannya belum menonjol semasa kekuasaan Stalin.
Akan tetapi, semasa Khrushchev memimpin Partai Komunis Uni Soviet sebagai sekretaris pertama (1953-1964), peranan Brezhnev sudah sangat menonjol. Dalam Kongres ke-20 partai (1956), di mana Khrushchev telah menyampaikan sebuah laporan politik yang mengutuk kejahatan-kejahatan Stalin, Brezhnev terpilih kembali sebagai anggota komite sentral partainya. Jika dalam tahun 1952 ia baru terpilih sebagai anggota pengganti presidium komite sentral partai maka dalam tahun 1957 ia terpilih sebagai anggota penuh. Presidium komite sentral partai, yang merupakan badan tertinggi partai komunis antara plenum-plenum komite sentral partai, adalah nama baru dari biro politik partai yang diberikan setelah masa post-Lenin. Dalam tahun 1966, hanya dua tahun saja setelah Brezhnev terpilih oleh plenum komite sentral partai sebagai sekretaris pertama partai, nama biro politik partai dipakai lagi seperti di masa Lenin.