Prisma

Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup

Laporan Kualitas Lingkungan Hidup Indonesia 1979. Diterbitkan oleh Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup. xi + 166 halaman

Timbulnya persoalan lingkungan hidup di negara-negara maju, membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang diagung-agungkan dapat menaklukkan alam, terbatas dan kurang mampu—pada mulanya—melihat celah yang memungkinkan dapat merusak lingkungan hidup manusia. Tidak dapat dipungkiri, ilmu pengetahuan dan teknologi telah berhasil membawa kemajuan dan kesejahteraan hidup manusia. Tetapi pada pihak lain adalah suatu kenyataan pula ia dapat merusak dan menghancurkan umat manusia, suatu yang disadari benar di negara-negara maju.

Bagaimana di negara-negara berkembang seperti Indonesia umpamanya? Apakah persoalan lingkungan hidup timbul, karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat sehingga sulit dikendalikan seperti yang terjadi di negara-negara maju? Kalau bukan, lantas apa manfaatnya merisaukan soal lingkungan hidup?

Dalam hubungan inilah buku Laporan Kualitas Lingkungan Hidup Indonesia 1979 mencoba menjawabnya. Seperti dikatakan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup Emil Salim dalam kata pengantarnya, buku ini diterbitkan dalam rangka penyebaran pengetahuan di kalangan masyarakat tentang keadaan lingkungan hidup di Indonesia; sebagai usaha untuk membangkitkan kesadaran lingkungan dan menumbuhkan penghayatan manusia tentang dirinya sebagai bagian dari lingkungan hidup; agar dapat ditumbuhkan semangat keterlibatan diri kita semua dalam usaha mengelola lingkungan hidup secara bijaksana.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan