Prisma

Mencari Kriteria Alokasi Dana Regional

Prospek Kebijaksanaan yang Ideal

Kebijaksanaan alokasi dana bagi pembangunan daerah tidak terlepas dari kemampuan keuangan negara. Menurut J.B. Kristiadi, terdapat tiga hal yang perlu ditempuh untuk menuju kebijaksanaan yang ideal. Penentuan Potensi suatu Daerah, penetapan pembagian tugas dan fungsi antara sektoral dan daerah, serta penetapan sumber dana harus dirumuskan secara integral.

PEMBANGUNAN nasional pada hakikatnya ingin mencapai masyarakat adil makmur yang merata material dan spiritual. Dalam upaya merealisasikan tujuan nasional tersebut, program pembangunan disusun atas dasar trilogi pembangunan, yaitu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi serta stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.

Sasaran pembangunan yang meliputi dimensi yang cukup luas disusun dalam berbagai rangkaian program, ditata berdasarkan skala prioritas yang tepat sehingga mampu dilaksanakan sesuai dengan sumber daya yang tersedia.

Pelaksanaan pembangunan di Indonesia secara sederhana dibedakan dalam bentuk Pembangunan Sektorial dan Pembangunan Regional. Pembangunan sektoral, lazimnya merupakan realisasi dari perencanaan pembangunan nasional yang dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kepentingan nasional. Sedangkan pembangunan regional merupakan realisasi pembangunan sesuai dengan skala prioritas pembangunan di tingkat daerah.

Batasan tersebut tidak selalu terformulasikan secara tegas, tetapi strategi penyusunan program pembangunan yang berskala Nasional tetap didasarkan pada prioritas sektoral dengan memperhatikan keterkaitan sektor-sektor lainnya. Pemisahan antara pembangunan sektoral dan pembangunan regional membawa konsekuensi terhadap pengalokasian sumber dan penggunaan dana pembangunan.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan