Suatu Kebijakan Perekonomian

Gary S. Becker, Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, With Special Reference To Education, Edisi kedua, New York: Columbia University Press, 1975; Gary S. Becker, The Economic Approach to Human Behavior, Chicago: The University of Chicago Press, 1976; Gary S. Becker, A Treatise on the Family, Edisi kedua, Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press, 1991.
Analisis Pilih-Memilih
Sejak bangun tidur manusia selalu dihadapkan pada masalah pilih-memilih, dari masalah yang amat sederhana seperti mana yang didahulukan, mandi atau makan, sampai pada persoalan pukul berapa hari ini akan berangkat bekerja, lalu ke pilihan strategi menghadapi boss di kantor, mencari pekerjaan yang lebih cocok dengan aspirasi, atau pun ke soal berhenti merokok. Masalah pilih memilih juga dapat dilakukan dalam skala makro, seperti apakah kita hendak melakukan kebijakan substitusi impor atau promosi ekspor, suku bunga sebaiknya dinaikkan atau dipertahankan pada tingkat sekarang, deregulasi diteruskan atau dihentikan, kapan menggunakan teknologi padat manusia dan kapan menggunakan teknologi padat modal.
Masalah pilih-memilih pada dasarnya muncul karena adanya berbagai keinginan yang berhadapan dengan beragam kendala. Masalah pilih memilih inilah yang menjadi perhatian pokok analisis ekonomi. Analisis ekonomi muncul untuk membantu menganalisis masalah pilih-memilih ini. Dengan kata lain, analisis ekonomi tidak harus berurusan dengan masalah yang mempunyai kaitan dengan “uang.” Analisis ekonomi tidak harus berarti analisis yang menyangkut, misalnya, perbankan, industrialisasi, dan perpajakan; tetapi, juga dapat menyangkut berbagai hal seperti mengapa sebagian penduduk perempuan Indonesia kawin pada usia yang masih muda, berapa jumlah anak yang mereka inginkan dan kapan mereka melahirkan, bagaimana menentukan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan pendidikan mereka, bagaimana penduduk miskin mengalokasikan waktu dan mengapa beberapa orang memilih kegiatan kriminal.
Cakupan analisis ekonomi yang luas, yang mencakup semua masalah yang berkaitan dengan pilih-memilih, mendapat perhatian serius Gary S. Becker, seorang ekonom dari University of Chicago, Amerika Serikat. Dia memformalkan pendekatan ekonomi untuk banyak masalah yang berkaitan dengan pilih-memilih. Dia memperkenalkan penggunaan pendekatan ekonomi untuk menganalisis tingkah laku manusia, terutama dari aspek pilih-memilihnya. Inilah sumbangan penting analisis ekonomi dalam pemahaman mengenai manusia dan masyarakat. Analisis ini melihat manusia secara utuh, tidak saja dari dimensi “uang” tetapi juga dari berbagai aspek “bukan-uang,” termasuk penggunaan waktu. Namun, analisis ini tidak mengabaikan pendekatan ilmu lain. Justru, berbagai hasil penelitian dari disiplin lain sering menjadi masukan penting dalam analisis ekonomi yang dipelopori oleh Becker ini.
Becker memulai karyanya dalam pendekatan ini pada tahun 1960 dengan sebuah artikel berjudul “An Economic Analysis of Fertility,” yang muncul dalam konferensi Demographic and Economic Change in Developed Countries, yang diselenggarakan oleh Universities-National Bureau Committee for Economic Research. Dari begitu banyak karya di bidang ini, terdapat tiga buah buku yang dapat disebutkan untuk bahan bacaan pertama: The Economic Approach to Human Behavior, Human Capital, dan A Treatise of the Family. Banyak tulisan lainnya dan oleh orang lain mengenai hal tersebut bertebaran di berbagai jurnal ilmiah. Untuk kepeloporannya dan kegiatannya dalam penggunaan model ini, Becker berhasil memenangkan nobel dalam bidang ekonomi pada tahun 1992.