Prisma

Pola Pembangunan Ekonomi di Pedesaan

Menentukan pola pembangunan yang tepat untuk diterapkan di pedesaan Indonesia bukanlah hal yang sederhana dan mudah. Keberhasilan pembangunan ekonomi di pedesaan sangat ditentukan oleh, pertama pola pembangunan yang dipilih dan diterapkan; kedua, kondisi awal, termasuk sumberdaya alam, yang dimiliki pedesaan; ketiga, aspek lingkungan, termasuk kaitannya dengan ekonomi perkotaan dan dunia. Di samping itu, menurut Tulus Tambunan, dalam memilih pola pembangunan yang tepat sangat tergantung pada kondisi fisik dan sosial, termasuk sifat masyarakat desa itu sendiri.

Latar Belakang

Salah satu hasil konkret Pembangunan Jangka Panjang Tahap Pertama (PJP 1) di Indonesia antara lain pendapatan masyarakat rata-rata meningkat, jumlah penduduk miskin (absolut) berkurang, dan pangsa sektor manufaktur dalam pembentukan total output nasional semakin besar. Pada tahun 1969 nilai Produk Domestik Bruto (atau GDP) Indonesia hanya sebesar US $ 50, pada tahun 1994 telah mencapai sekitar US$ 700. Tetapi, di balik semua keberhasilan ini pada tingkat makro, kesenjangan ekonomi tidak semakin kecil justru sebaliknya malahan semakin besar. Salah satu penyebabnya adalah proses pembangunan yang terlalu terpusatkan di kota besar, terutama Jakarta, atau di Pulau Jawa saja, dan kegiatan-kegiatan ekonomi, terutama yang memiliki nilai tambah tinggi, dikuasai hanya oleh sekelompok kecil masyarakat.

Sering dikatakan bahwa salah satu cara untuk mengurangi kesenjangan ekonomi atau kemiskinan adalah dengan melakukan pembangunan atau industrialisasi di pedesaan. Pertanyaannya sekarang, pola atau strategi pembangunan yang bagaimana yang tepat untuk diterapkan di pedesaan: apakah industri-industri besar harus dibangun atau hanya industri-industri kecil saja; apakah pertanian di pedesaan harus tetap sebagai sektor unggulan ataukah sektor manufaktur, jenis-jenis industri atau kegiatan ekonomi apa yang sangat cocok dikembangkan di pedesaan.

Maksud tulisan ini adalah untuk menyampaikan suatu pemikiran atau gagasan mengenai tahap-tahap yang harus dilakukan dalam usaha menentukan suatu pola pembangunan ekonomi yang tepat untuk diterapkan di pedesaan.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan