Prisma

Pola Kegiatan, Kekuasaan dan Perilaku Kepemimpinan Kepala Daerah Tingkat II*

Keberhasilan kepemimpinan Kepala Daerah Tingkat II dalam memimpin daerahnya ditentukan oleh kesiapan pemimpin sejak awal menduduki jabatan. Kegiatan yang berorientasi pada upaya memberdayakan staf seperti pemahaman terhadap keberadaan staf secara utuh dan mendengar apa yang dikemukakan staf melalui kegiatan pengenalan dan orientasi tugas merupakan salah satu kegiatan awal Kepala Daerah. Studi J. Kalob ini meneliti pola kegiatan Bupati dan Walikotamadya pada enam bulan pertama jabatannya, pola kekuasaan yang diterapkan dalam memimpin, dan pola perilaku kepemimpinannya.

Terdapat beberapa dasar pemikiran yang melatarbelakangi mengapa kepemimpinan Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II penting dan menarik untuk dipelajari secara sistematik dan mendalam. Dari beberapa sudut tinjauan, ternyata kedudukan dan peranan mereka dalam penyelenggaraan Pemerintah Negara Republik Indonesia sangat strategis.

Ditinjau dari jumlah pegawai yang dipimpin oleh Bupati dan Walikotamadya di lingkungan organisasi Pemerintahan Daerah rata-rata berjumlah 300 orang, dan dilihat dari unit kerja yang dibina dan dikoordinasikan kurang lebih adalah 35 buah. Sedangkan ditinjau dari jumlah penduduk Indonesia dalam tahun 1994 yang mencapai 192,2 juta orang, maka masing-masing dari 300 Bupati/Walikotamadya Daerah Tingkat II memimpin kurang lebih 644.295 orang, bahkan terdapat Bupati yang memimpin lebih dari 2 Juta orang seperti Bupati KDh Tingkat II Bogor.1


* Tulisan ini diangkat dari sebagian hasil penelitian penulisan disertasi berjudul “Pola Kegiatan, Kekuasaan dan Perilaku Kepemimpinan Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Dalam Memimpin Organisasi Administrasi Daerah”.

1 BPS, Proyeksi Penduduk Indonesia per Kab/Kodya tahun 1990-2000, Jakarta: BPS, 1993.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan