Pengelolaan sumber daya tidak dapat dilepaskan dari praktik kekuasaan yang menentukan bagaimana sumber daya didistribusikan. Pengelolaan sumber daya juga menjadi isu strategis berdemokrasi karena tidak hanya menyangkut terpenuhinya kesejahteraan secara adil dan merata, tetapi juga ketersediaan akses bagi publik dalam mengontrol dan mengelola sumber-sumber daya tersebut. Tulisan ini memaparkan bagaimana strategi politisasi kesejahteraan dipraktikkan para aktor di tingkat lokal dan bagaimana mengelola relasi kekuasaan demi mewujudkan demokrasi yang menyejahterakan.
Kata Kunci: aktor, kekuasaan, pengelolaan sumber daya, politik kesejahteraan, demokrasi