Prisma

Tautan Politik antara Pengrajin Batik, Parlemen, dan Masyarakat Sipil di Yogyakarta

Tulisan ini merupakan paparan hasil penelitian yang mencoba mengungkap ada tidaknya tautan politik antar-partai politik/parlemen dan organisasi masyarakat sipil dengan kelompok pengrajin batik, serta bagaimana tautan politik terbentuk, siapa yang mengawali, serta implikasinya bagi proses demokratisasi di Indonesia. Dengan mengambil kasus di Yogyakarta, kealpaan politik mengindikasikan proses demokratisasi Indonesia kian berliku. Harapan bahwa demokrasi bisa menjadi instrumen pencapaian kesejahteraan masih membutuhkan kerja sangat keras.

Kata Kunci: tautan politik, masyarakat sipil, partai politik, parlemen, pengrajin batik

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan