Liberalisasi ekonomi telah berhasil menebar perangkap dalam pembangunan di Indonesia, khususnya di industri pertanian tanaman pangan. Pendekatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mampu mengubah struktur ekonomi nasional justru kian terserap arus liberalisasi. Akibatnya, penguasaan atas elemen-elemen sarana produksi pertanian seluruhnya didominasi korporasi multinasional serta transnasional yang memicu tingginya modal produksi, dan impor bahan pangan. Posisi tawar produk pangan lokal semakin menjadi lemah ditambah dengan rendahnya tingkat pendapatan petani. Untuk itu, kedaulatan pangan merupakan dan menjadi syarat mutlak yang dapat dicapai dengan jalan industrialisasi di perdesaan seperti yang diterapkan di Kabupatan Kaur, Provinsi Bengkulu, yaitu model pembangunan dan pengembangan pangan berdasarkan pada Techno Park (Taman Iptek).
Kata kunci: Taman Iptek, Industrialisasi, Kedaulatan pangan, Pertumbuhan