Meluasnya gejala simtomatik sebagian besar media tampak jelas pada tahun 2014. Penyimpangan dari standar dan norma jurnalisme terjadi secara ekstrem dan masif. Bahkan beberapa media arus utama secara terang-terangan meninggalkan objektivitas dan independensi. Di sisi lain, banyak media online mulai kehilangan nalar. Begitu pula pembentukan opini publik berdasarkan informasi faktual dan objektif kian minim lantaran media lebih mengutamakan kepentingan politik tertentu. Media massa menjadi alat untuk mencapai tujuan pragmatis-partikular dengan mengingkari perannya sebagai ruang publik deliberatif.
Kata kunci: media, objektivitas, ruang publik, independensi, profesionalisme