Prisma

Pluralisme dan Perseteruan Politik di Indonesia

Tulisan ini memperlihatkan bahwa pluralisme “kritis” bisa dijadikan alat untuk memahami politik Indonesia kontemporer, selain menawarkan program riset progresif yang mendorong analisis mengenai kekayaan material dan kekuasaan politik lebih dari sekadar penelitian tentang oligarki. Dialog terbuka antara analisis pluralis dan oligarkis bisa membantu pemerhati membedakan klaim deskriptif dengan klaim kausal menyangkut kekayaan material, kekuasaan politik, dan hasil politik; serta menawarkan argumen yang saling melengkapi tentang efek ketimpangan distribusi sumber daya material, dan; membeberkan praktik produksi pengetahuan sarjana Indonesia yang mendalami dampak kekayaan material terhadap politik.  

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan