Rezim-rezim baru di kawasan Asia Selatan dan Tenggara lebih keras dari yang lama. Juga tak dapat diragukan lagi, tulis Jan Breman, mereka lebih menguasai masyarakat dibandingkan dengan rezim pendahulunya. Breman melihat bahwa rezim-rezim baru tersebut tak dapat bertindak secara efektif karena ketiadaan dukungan dalam masyarakat, tetapi toleransi negara-negara besar pemegang dunia industri, mereka peroleh cukup besar. Karena itu pula, demokratisasi masyarakat di negara-negara dalam kawasan ini harus ditentukan oleh kekuatan dalam negeri sendiri. Menurut Breman, sulit meramalkan hari depan “negara-negara keras” itu karena rezim-rezim baru di sana tak memiliki akar sebagai suatu kekuasaan.