Salah tafsir mengenai makna sebenarnya kisah penciptaan dalam Kejadian, menjadi akar penindasan wanita dalam Kristen. Marianne Katoppo menulis, ‘ezer dalam bahasa Inbrani bukan berarti sembarang penolong. Bila wanita dikatakan diciptakan sebagai penolong untuk adam, janganlah dia dianggap semacam Inem babu seksi dengan beberapa hak dan prerogatif. Wanita sebagai ‘ezer, yang demi kesetiaan kepada Allah membaktikan hidupnya pada pewujudan syalom di tengah umatnya. Citra seperti itu yang dapat membuat wanita Kristen mengembangkan seluruh bakat dan pembawaannya.