Pembangunan pertanian memiliki dua aspek kembar: pertumbuhan dan pemerataan pendapatan bagi masyarakat. van der Meer menyoroti kedua aspek tersebut dari pengalaman delapan negara Barat yang menganut sistem ekonomi pasar sejak pertengahan abad kesembilan belas hingga kini. Pola pertumbuhan pertanian pada mulanya memang ketinggalan dibanding sektor lain, tapi umumnya bisa diimbangi oleh nilai-tukar perdagangan yang membaik. Sejak zaman ekonomi moderen, hasil produksi pertanian meningkat pesat sekali, berkat kemajuan teknologi. Namun hanya konsumen dan petani yang berinovasi saja yang memetik manfaat pertumbuhan tersebut, sedangkan bagi mayoritas petani dan buruh pedesaan, sistem ekonomi pasar itu telah membawa mimpi buruk.