Prisma

Ulama, Pewaris Para Nabi

Hamka — Di Mata Hati Umat, (Penyunting: Tim Redaksi PSH; Nasir Tamara, Buntaran Sanusi, Vincent Djauhari), (Penerbit: Sinar Harapan, Desember 1983), 437 halaman.

Apakah Hamka seorang besar? Begitu pertanyaan yang dilontarkan Abdurrahman Wahid dalam kata pengantarnya. Mengapa hal ini harus dipertanyakan, begitu barangkali pertanyaan kita. Bukankah Hamka sudah “sah” menjadi “milik umat”? Menjadi ulama yang populer di segala lapisan masyarakat. No, justeru hal ini lah yang menjadi masalah. Dalam pidato resminya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, tanggal 27 Juli 1975, Hamka antara lain mengatakan:

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan