Kurangnya kesempatan kerja di daerah asal merupakan pendorong utama penduduk desa melakukan migrasi ke kota dan desa lain. Peluang bekerja di bidang pertanian sawah daerah pedesaan memang sudah semakin berkurang, dan dari hasil penelitian terungkap bahwa sekitar 75 persen migran di Jawa Barat dan Jawa Tengah tidak memiliki sawah sebelum bermigrasi. Terjadinya gerak penduduk menuju kota, menurut Said Rusli, karena adanya faktor ekonomi dan sempitnya kesempatan kerja itu. Untuk memahami gerak penduduk dan sirkulasi tenaga kerja pedesaan, perlu dikaitkan dengan tahap-tahap perkembangan modernisasi masyarakat Indonesia.