Prisma

Manusia dalam Sinkretisme Jawa


Dr. Harun Hadiwijono, Konsepsi Tentang Manusia dalam Kebatinan Jawa, (Jakarta: Sinar Harapan, 1983) 152 Hal.


“Otak atik”¹ orang Jawa cukup dikenal di dalam maupun di luar masyarakatnya sendiri, lebih-lebih bagi mereka yang masih hidup dalam pola tradisional sepenuhnya. Menjelang perjodohan anaknya, hari kelahiran, arah mata angin kediaman calon menantu, dan berbagai elemen lain dihubungkan dengan perhitungan keberuntungan dan kenaasan hidup, sesuai dengan petunjuk primbon. Manakala burung prenjak berkicau di dekat rumah, itu pertanda akan kehadiran tamu yang lain dari biasa. Demikian pula di saat tubuh kejatuhan cicak atau laba-laba, maka itulah isyarat akan terjadinya peristiwa menyedihkan atau datangnya rezeki yang menggembirakan.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan