Selama satu dasawarsa ini, fungsi tanah menjadi semakin penting, sehingga mendorong para teolog menggali ajaran kitab suci tentang teologi tanah. Sebagai anugerah Tuhan kepada manusia, ternyata tanah bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga medan konflik dan perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan. Tanah atau bumi, menurut Hassan Hanafi, adalah medan bagi kegiatan manusia dalam memenuhi panggilan dan kepercayaan Tuhan kepada manusia, khalifah di bumi ini. Oleh karena itu tugas manusia di bumi adalah iman dan perbuatan. Perbuatan baik (amal saleh) berarti membangun di bumi, dan perbuatan buruk berarti merusak tanah dengan segala isinya.