Prisma

Menghindari Kehancuran


Lester R. Brown, Membangun Masyarakat Berkelanjutan, (New York: W.W. Norton & Company, 1981), xiii—433 halaman.


Nasib tragis menimpa masyarakat-budaya Mayan pada abad ke-10 yang silam. Masyarakat-budaya Mayan yang tinggal di dataran rendah Guatemala mampu bertahan dan memajukan pertaniannya selama 17 abad, akan tetapi tiba-tiba mengalami kemunduran, dan bahkan kehancuran total. Penyebab utamanya ialah terjadinya erosi lahan secara menyolok di satu pihak, dan peningkatan jumlah penduduk di pihak lain. Penduduk Mayan diperkirakan berlipat dua setiap 408 tahun, sedangkan pada tahun 900 jumlahnya diperkirakan mencapai 5 juta jiwa. Penduduk yang makin membengkak menjelang abad kesepuluh itu memerlukan lebih banyak lahan untuk pertaniannya. Akan tetapi pada saat yang bersamaan, produktivitas tanah cenderung makin menurun akibat erosi karena penebangan hutan (deforestation). Ketika tanah tidak kuat lagi menopang kehidupan masyarakat Mayan, maka terjadilah proses menuju kehancuran.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan