Tidakkah strategi APBN 1985/1986 akan lebih membebani dunia usaha daripada yang semestinya? Ada kekhawatiran, akibat jangka menengah APBN 1985/1986 adalah, kendurnya gairah investasi baru, yang kemudian akan melahirkan “arus modal jangka pendek ke luar”. Keguncangan psikologis dunia usaha sekarang, tulis Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, perlu mendapatkan penenang: pengarahan dan dialog terbuka. Dalam keadaan seperti ini, APBN yang lebih realistis adalah yang berusaha memberi peluang bagi dunia usaha, dan mencerminkan kepercayaan pemerintah, bahwa masyarakat makin mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.