Prisma

Prospek Sumber Pembiayaan Pembangunan dan Penyesuaian Birokrasi

Pembangunan ekonomi Orde Baru dapat diidentifikasikan melalui dua pendekatan utama: pro-efisiensi dan pro-nasionalisme ekonomi. Keterbatasan sumber dana pada Pelita I, menyebabkan pendekatan pro-efisiensi mendominasi kebijaksanaan ekonomi. Protes keras menjelang “Malari” mendorong pemerintah untuk berkompromi menggunakan pendekatan pro-nasionalisme. Kesuraman prospek sumber dana pembangunan dekade 1980-an, menurut Mohtar Mas’oed menyebabkan kebijaksanaan pemerintah kembali pada pendekatan pro-efisiensi. Keluhan terhadap monopoli dan oligopoli bisa diterangkan dengan reorientasi ke arah pendekatan ini.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan