Prisma

Konflik dan Harmoni: Pengelolaannya dalam Wawasan Indonesia

Situasi yang berpotensi konflik harus dikelola dengan berorientasi pada ide keadilan, bukan melalui konflik. Pemecahan masalah berdasarkan keadilan adalah rasional, etis dan efektif. Pengelolaan konflik berdasarkan wawasan Indonesia — hal ini dibatasi kebudayaan Jawa — dilihat dalam kerangka konflik itu adalah gangguan terhadap kerukunan. Menurut Franz von Magnis-Suseno, masyarakat Jawa mengusahakan pencegahan konflik pada tiga tingkatan: tekanan sosial, kondisionasi psikis dan nilai-nilai etis. Kesediaan psikis dan etis menomorduakan kepentingan sendiri, memberikan kemungkinan orang Jawa untuk menghindari konfrontasi langsung.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan