Model pembangunan yang sesuai untuk Indonesia, adalah model yang memperhatikan peningkatan kapasitas produksi “input” manusia. Ini, karena tenagakerja yang tersedia biasanya tidak terampil. Aris Ananta dan Prijono menyatakan kemandirian pada sektor informal, karena pertumbuhan sektor informal secara langsung memperbaiki kesejahteraan golongan ekonomi lemah, maka kemajuan di sektor ini sekaligus menaikkan pendapatan nasional dan memperbaiki distribusi pendapatan.