Faktor ekonomi politik dunia, berupa perdagangan internasional, hutang luar negeri dan investasi modal asing, serta situasi regional yang makin “panas”, tak bisa tidak, tulis Sjahrir dalam artikel ini, menghembuskan pengaruh tak nyaman terhadap kondisi ekonomi dan politik Indonesia. Dalam tahun 1986 ini, implementasi macro economic policy management pemerintah, makin diperlukan karena amat tidak menentunya harga serta prospek ekspor minyak bumi. Penyederhanaan peraturan dan efisiensi BUMN pun perlu diprioritaskan, karena akan membantu terselenggaranya iklim usaha baru dan peningkatan investasi.