Kota-kota di Indonesia sekarang ini sedang menderita akibat proses akselerasi urbanisasi yang antara lain karena gerakan migrasi dari desa ke kota. Gerakan migrasi seperti itu tidak hanya “penyakit” di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia, demikian tulis Mohammad Danisworo dalam artikelnya ini. Dari sana kemudian timbul pertanyaan, apabila urbanisasi itu bukan urbanisasi yang riil, apakah perlu mempercepat proses urbanisasi? Andaikata urbanisasi dianggap perlu, apakah ia harus selalu berlangsung ke kota besar?