Mengukur peranan koperasi dengan hanya menilai sumbangan langsungnya pada PDB tampaknya belum pas, mengingat koperasi tidak memaksimalkan nilai tambah kegiatannya tapi lebih kepada anggotanya. Menurut Noer Soetrisno fungsi koperasi sebagai pelayanan lebih sesuai dengan kegiatan tersier. Karena itu penting tidaknya kehadiran koperasi perlu dilihat dalam sektor lebih terbatas, yang terbuka buat koperasi dan sesuai dengan fungsinya. Namun demikian perlu dilihat pula tolok ukur yang lain seperti koperasi sebagai gerakan, apakah melibatkan anggota masyarakat yang makin besar.