Agama sebagai kenyataan manusiawi dengan segi-segi institusionalnya tidak terlepas dari kemungkinan terjerumus ke dalam mekanisme kambing hitam. Namun logika wahyu mendesak membangun keadilan tanpa kekerasan. Dan perdamaian yang tercipta itu didasari oleh keadilan. Karena itu, tulis J.B. Banawiratma dalam artikel ini, perlu dilihat secara kritis agar hak dan kedaulatan tidak menciptakan ideologi perdamaian semu. Di samping itu diharapkan iman agama-agama semakin bekerjasama membongkar mekanisme kambing hitam seraya mengikuti dan mengembangkan logika wahyu dalam mencari mawar perdamaian.