Negara-negara sedang berkembang harus melakukan perubahan radikal dalam bidang teknologi dan kekuatan sosial untuk mencapai produktivitas yang tinggi. Menurut A.P. Saxena, penulis artikel ini, hal itu untuk menerobos hambatan proses dan hambatan orientasi yang diwariskan penjajah. Sialnya, negara sedang berkembang ini dihadapkan pada berbagai masalah besar seperti ledakan penduduk, kesenjangan sosial, pengangguran dan kemiskinan, sehingga untuk peningkatan produktivitas lebih dibutuhkan konsentrasi agar dapat sekaligus memecahkan masalah-masalah besar tadi.
* Artikel ini adalah makalah yang disajikan dalam “Fifth World Productivity Congress”, di Jakarta, 13-16 April 1986.