Kasus Indonesia
Bersamaan dengan proses perluasan fungsi pemerintah, meningkat pula harapan dari kalangan masyarakat, menyangkut karya sektor pemerintah. Penulis artikel menyimpulkan, sikap pandang organisasi birokrasi terlalu berorientasi pada dua hal: kegiatan dan pertanggungjawaban. Karena relatif sedikit yang berorientasi pada “hasil” dan “kualitas pelayanan”, lambat laun bisa berjangkit budaya counter productive. Produktivitas pegawai negeri masih dipengaruhi oleh gaya menejemen dan kepuasan jabatan. Pegawai negeri Indonesia sekarang cenderung memilih “rasa aman” sehingga mempengaruhi motif prestasi yang kurang mendorong lahirnya perbaikan produktivitas. “Rasa cemas akan gagal” relatif tinggi, sehingga pegawai negeri tak berani mengambil risiko untuk berbuat lebih.