Kartun di Indonesia belakangan ini, sudah bisa menjadi karya seni yang menyimpan gema panjang, sarat oleh pesan dan estetika, di samping kadar humornya. Tapi karikatur, dalam arti editorial cartoon, masih sedikit. Ini mungkin erat kaitannya dengan opini dan kritik, yang masih memerlukan pertanggungjawaban yang rumit.
KARTUN, karikatur! Dua istilah yang identik dengan senyum, dengan humor, dengan gelitik yang menggerakkan saraf geli. Inilah mungkin yang membuat kedua bentuk karya seni itu sangat populer dan menjadi daya tarik utama dalam setiap penerbitan surat kabar maupun majalah. Bahkan kini kartun bisa dianggap sebagai suatu karya seni yang utuh. Tidak hanya dilihat dari kadar humornya saja, tetapi juga kadar estetikanya. Terbukti dengan seringkalinya diselenggarakan pameran kartun belakangan ini di negara kita.