Dulu, Sekarang dan pada Masa Datang
Keterlibatan tentara dalam politik di Indonesia sama tuanya dengan sejarah republik. Di atas fondasi itu didirikan doktrin Dwi Fungsi, walau baru pada masa Orde Baru TNI/ABRI menduduki posisi politik yang dominan. Salim Said mempertanyakan, apakah dominasi militer akan menjadi ciri jangka panjang politik Indonesia? Sulit untuk tidak menjawab “Ya”, karena berbagai alasan. Kekuatan sipil yang menjadi alternatif lain belum juga muncul.
MESKIPUN TNI/ABRI menduduki posisi politik yang dominan di Indonesia baru pada masa Orde Baru, sejarah keterlibatan politik tentara di Indonesia sama tuanya dengan sejarah republik ini sendiri. Bahkan bisa dikatakan, fondasi hubungan sipil-militer di Indonesia sudah tertanam dengan kukuh pada tahun-tahun pertama sejarah republik. Di atas fondasi itulah kemudian ditegakkan apa yang kini dikenal sebagai doktrin Dwi Fungsi.1
1 Untuk mengetahui peranan politik tentara semasa revolusi, lihat disertasi saya,” The Genesis of Power: Civil-Military Relation in Indonesia During the War for Independence, 1945-1949, (Ohio State University, 1985).